PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kabupaten Barito Utara.
Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan materi pada Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Jumat (5/6/2026).
Dalam paparannya, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus dimulai sejak usia dini melalui penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan daerah. Oleh karena itu, seluruh anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah,” ujar Hj. Maya Savitri Shalahuddin.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan akses dan mutu pendidikan, termasuk melalui implementasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 serta Program SIP Pintar yang memberikan dukungan perlengkapan sekolah kepada peserta didik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan belajar yang sama tanpa terkendala faktor ekonomi. Pendidikan harus menjadi hak yang dapat dinikmati seluruh anak-anak Barito Utara secara adil dan merata,” katanya.
Hj. Maya menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk guru, orang tua, sekolah, organisasi profesi, dan lingkungan sekitar.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat berjalan seiring, maka kita akan mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini terus mengabdikan diri dalam mendidik dan membimbing generasi muda Barito Utara.
“Guru memiliki peran yang sangat mulia karena tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan bagi anak-anak kita. Karena itu, peran guru harus terus diperkuat dan didukung oleh semua pihak,” ujarnya.
Menurut Hj. Maya, tantangan pendidikan di era modern semakin kompleks sehingga diperlukan inovasi, kreativitas, dan kerja sama yang kuat dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.
“Kita harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan budaya yang menjadi identitas daerah. Generasi yang kita siapkan hari ini harus menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Hj. Maya mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga semangat pengabdian dan mendukung berbagai program pembangunan pendidikan yang telah dicanangkan pemerintah daerah.
“Mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun pendidikan yang lebih baik. Dengan kebersamaan, komitmen, dan kerja keras, kita optimistis dapat mewujudkan generasi Barito Utara yang unggul, berprestasi, serta mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan Konkerkab I PGRI Kabupaten Barito Utara tersebut dihadiri pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, pengurus PGRI Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan menyusun langkah strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Utara.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer