APBD Barito Utara 2027 Fokus Perkuat SDM dan Infrastruktur Dasar hingga Pelosok

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengarahkan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 pada dua fokus utama, yakni penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur dasar yang merata hingga wilayah pelosok.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H Shalahuddin melalui Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan dalam penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD 2027 pada Rapat Paripurna I Masa Sidang I Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Barito Utara, Senin (28/9/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Hj Henny Rosgiaty Rusli, dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD, H Benny Siswanto, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, unsur FKPD, anggota DPRD, asisten sekda, kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.

Felix mengatakan, kedua fokus pembangunan tersebut dijabarkan melalui 11 program unggulan dan didukung 12 program prioritas daerah yang menjadi arah kebijakan pembangunan Kabupaten Barito Utara pada 2027.

“Program-program terpadu ini kami rancang bukan untuk berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan sebagai ujung tombak penyelesaian persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat,” ujarnya saat membacakan pidato Bupati.

Ia menjelaskan, salah satu perhatian pemerintah daerah adalah penanganan stunting secara komprehensif. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan sanitasi lingkungan, penguatan ketahanan pangan keluarga serta peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar yang merata juga menjadi bagian penting dalam rancangan kebijakan pembangunan 2027. Infrastruktur dinilai memiliki keterkaitan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, akses pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pelosok.

“Kami meyakini bahwa keterhubungan wilayah adalah prasyarat bagi tumbuhnya perekonomian rakyat, terbukanya akses pendidikan dan kesehatan, serta terwujudnya pemerataan pembangunan yang berkeadilan antara wilayah perkotaan dan wilayah pelosok,” katanya.

Untuk mendukung agenda pembangunan tersebut, Rancangan APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2027 memiliki target pendapatan daerah sebesar Rp1,866 triliun dan rencana belanja daerah sebesar Rp3,063 triliun.

Felix menegaskan bahwa penyusunan anggaran tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.

Ia menyebutkan, belanja modal akan diarahkan untuk pembangunan dan pengadaan aset tetap yang mendukung penguatan infrastruktur dasar serta pelayanan publik. Selain itu, belanja tersebut juga mendukung pelaksanaan subkegiatan tahun jamak yang telah disepakati bersama.

Sementara itu, belanja transfer diarahkan untuk mendukung pemerintahan desa dan menjaga keseimbangan fiskal antartingkat pemerintahan.

Dengan arah kebijakan tersebut, pemerintah daerah memandang Rancangan APBD 2027 bukan sekadar dokumen perencanaan keuangan, tetapi instrumen pembangunan yang diharapkan mampu menghadirkan manfaat secara nyata bagi masyarakat.

“Dengan demikian, Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 ini disusun sebagai instrumen untuk menghadirkan negara secara nyata di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara selanjutnya berharap pembahasan Rancangan APBD 2027 bersama DPRD dapat dilakukan secara mendalam, cermat dan konstruktif serta berjalan lancar sesuai tahapan dan jadwal yang telah disepakati bersama.(adm)

Redaksi
59

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer