Patih Herman AB Dorong Pemerataan Fasilitas dan Pembelajaran Digital

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan dan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.

Tanggapan tersebut berkaitan dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program revitalisasi sekolah di SDN 7 Lanjas dan TK Ceria, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memantau pelaksanaan program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Patih Herman AB memandang revitalisasi sekolah tidak hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan, tetapi juga menyangkut upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang layak, aman, dan mendukung perkembangan kemampuan peserta didik.

Menurutnya, ketersediaan ruang belajar yang memadai, fasilitas pendukung, serta sarana pembelajaran yang sesuai kebutuhan menjadi faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar.

Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Barito Utara pada 2025–2026 tercatat menjangkau 14 satuan pendidikan dengan nilai kontrak Rp10,61 miliar. Selain itu, program digitalisasi sekolah pada 2025 telah mencakup 210 satuan pendidikan dengan total 435 unit bantuan senilai Rp7,06 miliar.

Ia menilai capaian tersebut perlu terus dioptimalkan melalui perencanaan yang matang, pendataan kebutuhan sekolah, serta pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan.

Digitalisasi pendidikan, lanjutnya, juga perlu menjadi perhatian karena pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas sumber belajar dan mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, penyediaan perangkat harus diimbangi dengan kesiapan guru, ketersediaan pendukung operasional, dan pemanfaatan yang sesuai kebutuhan sekolah.

Patih Herman AB juga berharap pelaksanaan program pendidikan memperhatikan kondisi setiap satuan pendidikan sehingga sekolah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas dapat memperoleh perhatian secara proporsional.

Ia menilai koordinasi antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program revitalisasi dan digitalisasi berjalan efektif serta berkelanjutan.

Di sisi lain, evaluasi berkala diperlukan untuk mengetahui sejauh mana bantuan yang diberikan berdampak terhadap kenyamanan belajar, efektivitas pembelajaran, dan peningkatan mutu pendidikan.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program revitalisasi dan digitalisasi sekolah diharapkan dapat mempercepat pemerataan layanan pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barito Utara.(adm)

 

Redaksi
22

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer