Bupati Tekankan Percepatan Serapan Anggaran, Evaluasi Kinerja OPD Diperketat

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan pentingnya percepatan penyerapan anggaran sebagai indikator utama kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada apel gabungan di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan anggaran saat ini masih berada di kisaran 12 persen, jauh di bawah target 26 persen. Kondisi tersebut menunjukkan adanya selisih sekitar 14 persen yang harus segera dikejar oleh seluruh OPD.

“Penyerapan anggaran adalah tolok ukur apakah sebuah instansi sudah bekerja atau belum. Kalau masih nol atau rendah, berarti belum maksimal. Karena itu evaluasi kita lakukan setiap minggu untuk melihat progres masing-masing perangkat daerah,” ujar H. Shalahuddin.

Ia mengapresiasi sejumlah OPD yang telah menunjukkan upaya percepatan, namun juga menyoroti beberapa instansi yang realisasinya masih rendah. Di antaranya, sektor pekerjaan umum yang masih di bawah 10 persen, bahkan ada yang berkisar 3 hingga 6 persen. Sektor pertanian tercatat sekitar 9 persen, sementara layanan rumah sakit masih berada di kisaran 2 hingga 3 persen.

Meski demikian, Bupati memahami adanya kendala teknis di beberapa sektor, khususnya rumah sakit yang berkaitan dengan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang tidak memungkinkan pemberian uang muka. Sementara pada sektor pekerjaan umum, keterlambatan dipengaruhi oleh perencanaan yang belum rampung sebelum tahun anggaran berjalan.

“Perencanaan seharusnya sudah selesai sebelum masuk tahap pelaksanaan. Jika perencanaan dan pelaksanaan berjalan bersamaan, maka akan berdampak pada keterlambatan,” tegasnya.

Bupati optimistis bahwa pada pertengahan tahun, khususnya Juni hingga Juli, penyerapan anggaran dapat meningkat hingga 30 sampai 40 persen. Namun, ia mengingatkan agar kendala yang terjadi saat ini menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang pada tahun anggaran berikutnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa percepatan penyerapan anggaran memiliki dampak langsung terhadap perputaran ekonomi daerah. Mengingat ketergantungan daerah terhadap APBD masih cukup besar, maka percepatan realisasi anggaran akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semakin cepat anggaran terserap, maka semakin cepat pula uang beredar di masyarakat. Ini akan menggerakkan ekonomi, meningkatkan aktivitas perdagangan, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati meminta seluruh jajaran OPD segera mempercepat proses, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan kegiatan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas tata kelola keuangan agar tetap mampu mempertahankan opini terbaik dari auditor.

“Target kita bukan hanya serapan anggaran yang tinggi, tetapi juga mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas H. Shalahuddin.(adm)

Redaksi
47

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer