PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan komitmennya untuk membenahi pelayanan kesehatan dengan menargetkan RSUD Muara Teweh menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi bertepatan dengan peringatan Hari Kartini di RSUD Muara Teweh, Selasa (21/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pembenahan rumah sakit harus dimulai dari perubahan pola kerja serta semangat kebersamaan seluruh pegawai. Menurutnya, target besar tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan komitmen bersama.
“Kita ingin rumah sakit Muara Teweh ini berbenah. Target kita jelas, minimal menjadi yang terbaik di Kalimantan Tengah. Itu tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama dan semangat bersama,” tegas H. Shalahuddin.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan berbagai pihak, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), guna mempercepat peningkatan fasilitas rumah sakit. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan memulai kontrak pekerjaan rehabilitasi bangunan yang direncanakan berlangsung pada awal Mei 2026.
Kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan kesiapan lokasi sementara pelayanan, mengingat gedung utama RSUD akan direhabilitasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Saya datang memastikan tempat pengganti sudah siap sebelum pekerjaan dimulai, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya sistem Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) yang dinilai sangat vital dalam operasional rumah sakit. Ia menyebutkan bahwa sekitar 60 persen fungsi bangunan rumah sakit bergantung pada sistem tersebut, sehingga memerlukan perhatian serius dalam pemeliharaan dan dukungan anggaran.
“Banyak yang mengira hanya bangunan fisik yang dijaga, padahal MEP ini yang paling vital. Kalau tidak dirawat dengan baik, pelayanan pasti terganggu,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Bupati mendorong tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan di perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
“Kita harus berani bersaing. Tidak ada yang mustahil kalau kita mau. Saya ingin ke depan tenaga kesehatan kita memiliki kualitas terbaik,” pungkasnya.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer