PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara, Rosi Wahyuni SH, menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan energi baru terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Rosi Wahyuni pada Sabtu (25/4/2026) menanggapi kegiatan koordinasi dan pengumpulan data kajian bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berlangsung di Aula Bappedaridda Muara Teweh, Kamis (23/4/2026) lalu.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BRIN menjadi momentum penting untuk mengurangi ketergantungan Barito Utara terhadap sektor energi tidak terbarukan seperti batu bara dan gas.
“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mulai merancang arah pembangunan energi yang lebih berkelanjutan. Kita tidak bisa terus bergantung pada sumber daya yang suatu saat akan habis,” ujar Rosi.
Ia menilai dominasi sektor pertambangan dalam struktur ekonomi daerah perlu diimbangi dengan diversifikasi, khususnya melalui pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Rosi juga menekankan agar hasil kajian tidak berhenti pada konsep, melainkan dapat diwujudkan dalam kebijakan konkret dan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran, selama program yang dihasilkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan keberlanjutan daerah,” tegasnya.
Ia turut mendorong pemetaan potensi energi terbarukan seperti tenaga surya, air, dan biomassa, serta berharap kolaborasi dengan BRIN mampu melahirkan inovasi yang meningkatkan kemandirian energi daerah.
“Harapan kita, Barito Utara tidak hanya dikenal sebagai daerah tambang, tetapi juga mampu bertransformasi menuju energi bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer