PELITAKALTENG, MUARA TEWEH — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Mada Roostanto SE MH menegaskan pentingnya deteksi dini, pencegahan dan rehabilitasi dalam menangani penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (17/9/2026).
Mada mengatakan, BNN hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi penyalahgunaan narkotika, sekaligus menentukan langkah pencegahan yang tepat.
“Terkait pelaksanaan tes urine, perlu kami tegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu indikator untuk melihat kondisi dan memberikan gambaran mengenai keadaan sebenarnya di lingkungan organisasi maupun masyarakat,” kata Mada.
Menurutnya, tes urine dilakukan dengan sejumlah parameter dan hasilnya disampaikan secara terbuka kepada pihak yang bersangkutan. Apabila terdapat kondisi kesehatan maupun penggunaan obat-obatan tertentu yang perlu dikonsultasikan, hal tersebut dapat disampaikan kepada petugas.
“BNN hadir sebagai mitra, bukan untuk mencari-cari kesalahan. Kami ingin membantu Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendapatkan gambaran yang nyata mengenai kondisi di lingkungannya sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya.
Mada juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila memiliki anggota keluarga, saudara, anak, cucu maupun tetangga yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, penyalahguna narkotika perlu mendapatkan pertolongan dan penanganan agar dapat kembali pulih melalui proses rehabilitasi.
“Penyalahguna narkotika pada prinsipnya adalah korban yang harus diselamatkan. Mereka tidak perlu takut untuk mendapatkan pertolongan. Kita akan membantu proses pemulihan dan rehabilitasi, dan layanan tersebut ditanggung oleh negara sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan perbedaan penanganan terhadap penyalahguna dan pihak yang mengedarkan narkotika.
“Kalau masih menggunakan, segera hentikan dan minta pertolongan untuk mendapatkan rehabilitasi. Tetapi jangan sekali-kali menjadi pengedar,” tegas Mada.
Dalam kesempatan tersebut, Mada juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung kegiatan pencegahan narkotika. Ia menyebut Bupati Barito Utara H. Shalahuddin telah mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Bagi kami, ini merupakan bentuk dukungan yang sangat baik dalam upaya pencegahan narkotika,” katanya.
Mada menambahkan, BNN Kalteng bersama jajaran Pemkab Barito Utara akan terus memperkuat kolaborasi dalam mencegah peredaran narkotika. Ia berharap sinergi tersebut dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kecamatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Kita yakin dengan semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara, seluruh jajaran bersama masyarakat dapat mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” pungkasnya.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer