PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Sebanyak 36 tenaga kesehatan dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Ambulance Gawat Darurat Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.
Ketua Panitia Pelaksana, Ermidawaty, SKM, mengatakan pelatihan tersebut diikuti tenaga kesehatan dari 17 puskesmas serta RSUD Muara Teweh. Kegiatan dilaksanakan secara blended learning selama lima hari, mulai 21 hingga 25 September 2026.
“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan, khususnya dalam pelaksanaan pelayanan medis melalui tim ambulance gawat darurat,” kata Ermidawaty saat menyampaikan laporan panitia, Rabu (23/9/2026).
Dijelaskannya, pelaksanaan pelatihan terbagi dalam dua hari secara daring pada 21–22 September 2026 dan tiga hari secara luring atau tatap muka pada 23–25 September 2026. Untuk kegiatan tatap muka dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Teweh Tengah.
Ermidawaty menyebutkan, peserta diberikan sejumlah kompetensi yang berkaitan langsung dengan pelayanan ambulance gawat darurat. Di antaranya pengelolaan sumber daya ambulance, penerapan Crisis Resource Management, asesmen awal dan resusitasi pasien gawat darurat prehospital, prosedur evakuasi medik serta pengelolaan respons ambulance saat bencana.
Pelatihan ini bekerja sama dengan Primamed Nusa Persada sebagai institusi pelatihan yang telah terakreditasi “B” Kementerian Kesehatan RI. Narasumber, instruktur dan fasilitator memberikan materi sesuai kompetensi serta kebutuhan pelayanan ambulance gawat darurat.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan sehingga mampu memberikan penanganan yang cepat, tepat, aman dan sesuai standar, baik ketika melakukan evakuasi maupun selama proses transportasi pasien menuju fasilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Adapun pembelajaran dilaksanakan melalui teori, ceramah interaktif, diskusi kelompok, role play, praktikum dan simulasi komprehensif. Kegiatan diawali dengan pre-test dan pada akhir pelatihan dilakukan post-test.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer