PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN), koordinasi kerja, serta penguatan tata kelola kearsipan dalam mendukung pemerintahan yang akuntabel dan profesional.
Hal tersebut disampaikan H. Shalahuddin saat memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara sekaligus memperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 di halaman kantor bupati, Senin (18/5/2026).
Sebelum membacakan sambutan tertulis Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Bupati menyampaikan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana memperkuat disiplin, mempererat koordinasi, meningkatkan semangat kerja, serta menyatukan komitmen seluruh aparatur pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati juga menekankan agar kondisi cuaca tidak dijadikan alasan untuk mengurangi kedisiplinan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Walaupun hujan tetap melaksanakan apel gabungan. Kalau hujan tidak berhenti, kegiatan bisa dilaksanakan di Balai Antang atau di Gedung Aula DLH. Persiapan melaksanakan tugas itu yang harus dipastikan setiap hari. Jangan karena hujan kita menambah waktu santai sehingga tidak siap melaksanakan pekerjaan,” tegas H. Shalahuddin.
Menurutnya, kedisiplinan dalam mengikuti apel merupakan bagian penting untuk melihat kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut juga diperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Bupati kemudian membacakan sambutan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang menegaskan bahwa kearsipan bukan lagi sekadar aktivitas administratif, tetapi telah menjadi instrumen strategis bangsa dalam memperkuat akuntabilitas publik, menjaga keberlanjutan pembangunan, serta melestarikan memori kolektif nasional.
Dalam sambutan itu disampaikan bahwa Indonesia saat ini memasuki fase penting pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Berbagai agenda strategis nasional seperti pembangunan sumber daya manusia unggul, program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga penguatan ketahanan nasional melalui koperasi merah putih memerlukan dukungan transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang baik.
“Tidak akan ada tata kelola pemerintahan yang akuntabel tanpa tata kelola kearsipan yang baik. Tidak akan ada kesinambungan pembangunan tanpa rekam jejak kinerja lembaga yang tersusun dengan baik,” demikian kutipan sambutan Kepala ANRI yang dibacakan Bupati Barito Utara.
Selain itu, arsip disebut sebagai infrastruktur penting pembangunan dan peradaban bangsa karena menjadi bukti akuntabilitas negara, merekam jejak kebijakan, menghimpun pengetahuan kolektif, serta melestarikan identitas bangsa.
Peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh aparatur terhadap pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, modern, dan berkelanjutan demi mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif dan profesional menuju Indonesia Emas 2045.
Apel gabungan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, kabid, kabag, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer