Bupati Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan, Toleransi dan Semangat Kebersamaan Dalam Bermasyarakat

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Barito Utara, Bahrum F Girsang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan HUT Integrasi Kaharingan-Hindu ke-46 tingkat Kabupaten Barito Utara di Balai Basarah Muara Teweh, Rabu (20/5/2026).

“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948. Semoga melalui perayaan Dharma Shanti ini, kita semua memperoleh kedamaian lahir dan batin, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Bahrum membacakan sambutan Bupati

Asisten II Bahrum F Girsang juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu Kaharingan di wilayah Kabupaten Barito Utara..

Disampaikan pula bahwa Hari Raya Nyepi memiliki makna mendalam melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang mengajarkan introspeksi diri, pengendalian hawa nafsu, pembersihan pikiran, serta penguatan hubungan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut Bupati, nilai-nilai kesunyian, ketenangan, dan pengendalian diri sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern saat ini.

Momentum Dharma Shanti juga dinilai menjadi sarana mempererat tali persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Barito Utara.

“Keharmonisan yang selama ini terjaga di Kabupaten Barito Utara merupakan kekuatan besar yang harus terus kita rawat bersama,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga diperingati HUT ke-46 Integrasi Kaharingan-Hindu. Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap momentum tersebut semakin memperkokoh persatuan umat serta memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Bupati juga menekankan pentingnya peran generasi muda Hindu Kaharingan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur warisan leluhur melalui pendidikan, kreativitas, dan inovasi.

“Mari kita jadikan momentum Dharma Shanti Nyepi dan HUT Integrasi Kaharingan-Hindu ini sebagai sarana memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang maju, sejahtera, religius, berbudaya, dan bermartabat,” tutup Bahrum F Girsang saat membacakan sambutan Bupati Barito Utara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran perangkat daerah, serta umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.(adm)

Redaksi
18

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer