Shalahuddin: 2027 Air Bersih Harus Aman, Infrastruktur dan Layanan Publik Diperkuat

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H Shalahuddin memastikan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan berbagai fasilitas publik dan mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah Gedung Tiara Batara Muara Teweh. Bupati mengatakan, pemerintah daerah akan menambah kapasitas tempat duduk pada area VIP dan VVIP dengan memperpanjang trap hingga ke bagian belakang.

Penambahan kapasitas tersebut juga akan diikuti dengan peninggian atap sekitar dua meter pada bagian VIP dan VVIP.

“Karena kapasitas VIP dan VVIP masih kurang, kita tambah kursinya sampai ke belakang. Konsekuensinya atapnya juga harus kita tinggikan,” kata Shalahuddin ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis.

Selain kapasitas, pembenahan sistem tata suara juga menjadi perhatian. Bupati menjelaskan, persoalan feedback yang selama ini muncul disebabkan pantulan suara dari dinding bagian belakang gedung.

Untuk mengatasinya, dinding tersebut direncanakan diganti dengan material berupa jaring agar suara tidak kembali memantul.

“Selama ini sound-nya feedback karena ada dinding di belakang. Suara memantul. Nanti kita gunakan jaring sehingga suaranya langsung loss ke belakang,” jelasnya.

Fasilitas toilet juga akan direhabilitasi dan dibuat lebih modern. Sistem pengadaan air akan diperbaiki dengan membuat titik pengambilan air pada setiap toilet, sementara desain fasilitasnya akan mengacu pada konsep toilet modern di bandara.

Shalahuddin menambahkan, pemerintah juga tengah merancang kawasan baru di bekas lokasi bandara. Kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan yang dilengkapi stadion terbuka dan gedung pertemuan berkapasitas lebih besar.

“Kalau untuk gedung besar yang tertutup, nanti kita bangun di bandara lama. Sekarang masih dalam tahap desain dan perencanaan,” ujarnya.

Sementara itu, percepatan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Beberapa jembatan yang menjadi penghubung antarkawasan terus diselesaikan untuk membuka akses dan memperpendek waktu tempuh masyarakat.

Menurut Shalahuddin, apabila sejumlah jalur tersebut selesai, perjalanan dari Tumpung Laung menuju Palangka Raya diperkirakan dapat ditempuh sekitar empat jam. Sedangkan dari Lemo sekitar empat setengah jam.

Pemkab Barito Utara juga memperkuat sistem penyediaan air bersih. Pembangunan jaringan air bersih untuk kawasan Jingah, Jambu hingga Sikui dirancang dengan kapasitas sekitar 50 liter per detik, ditambah dukungan program dari pemerintah pusat.

Bupati menargetkan persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat ditangani secara permanen.

“Insya Allah 2027 air bersih aman. Masyarakat yang selama ini harus kita bantu dengan berbagai cara karena kekurangan air, tidak lagi seperti itu,” katanya.

Di sektor kesehatan, rehabilitasi rumah sakit terus dilakukan agar fasilitas tersebut mampu berfungsi secara optimal dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Barito Utara.

Sedangkan sektor pendidikan tetap mendapat perhatian melalui keberlanjutan program SIP Pintar yang mencakup peserta didik dari jenjang SD hingga SMA.

“Kita ingin rumah sakit betul-betul berfungsi dengan baik, pendidikan juga terus kita perkuat. SIP Pintar kita lanjutkan dari SD sampai SMA,” pungkas Shalahuddin.(adm)

Redaksi
45

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer