PT PAMA BEKB dan Dinas Kesehatan Berikan Pelatihan Kader Posyandu Pencegahan Stunting

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH - PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Bharinto Ekatama Biyangan (BEKB) terus berupaya turut meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang diwujudkan dalam kegiatan pelatihan kader posyandu binaan.

Kegiatan tersebut diikuti 28 Kader Posyandu dari 3 (tiga) Desa di wilayah Kecamatan Teweh Timur, yaitu Desa Benangin 1, Benangin II dan Benangin V di Aula Kantor Desa Benangin II, pada Rabu, (13/11/2024).

Dalam kegiatan tersebut PT PAMA menggandeng Dinas Kesehatan Barito Utara dan Puskesmas Benangin untuk kolaborasi dalam kegiatan pelatihan yang difokuskan pada Ketrampilan Kader untuk mengatasi Stunting, dengan tujuan adanya peningkatan kemampuan dan ketrampilan para kader dalam Upaya pencegahan kasus stunting pada balita. 

Arif Setyo Nugroho selaku CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara distrik BEKB Minggu (1/12/2024) di Muara Teweh mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan kader posyandu binaan tersebut perlu untuk dijalankan dengan konsisten supaya para kader Posyandu memiliki pengetahuan dan skill dalam memonitoring lajunya perkembangan balita stunting atau BGM di desa binaan yang terdampak.

Menurut dia dalam kegiatan tersebut juga lebih difokuskan ke kader posyandu untuk lebih intens dalam penanganan pengentasan stunting di areal wilayah kecamatan teweh timur. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen PAMA BEKB dalam mencegah lonjakan  angka stunting di desa binaan.

“Kegiatan tersebut harapannya bisa dilaksanakan dengan konsisten guna mengoptimalkan program yang diberikan untuk melakukan pencegahan kasus bayi stunting atau balita dengan kondisi BGM yang ada di desa binaan PAMA,” kata Arif.

Selain melakukan pelatihan kader posyandu binaan, PT Pamapersada Nusantara distrik BEKB juga aktif memberikan bantuan berupa pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, pelatihan kader, dan bantuan sarana penunjang guna membantu operasional posyandu dalam melayani masyarakat yang membutuhkan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Barito Utara Ruyanto mengungkapkan dengan adanya program pelatihan tersebut sangat membantu untuk memunculkan pengetahuan kader dan memperdalam softskill kader posyandu dalam penanganan kasus stunting saat ini yang menjadi salah satu program prioritas dijalankan.

Selain itu kata dia pengetahuan kader dalam kegiatan posyandu juga harus ditingkatkan sehingga bisa meminimalisir terjadinya bayi BGM dan juga balita stunting.

"Program ini merupakan salah satu pemenuhan program kesehatan masyarakat dimana program ini menyasar untuk pemenuhan penurunan bayi BGM dan Balita terindikasi stunting,” ucapnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PT PAMA yang telah membantu meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat yang berada di sekitar operasional tambang dan selalu berkomitmen memberikan kontribusi nyata melalui program-program CSR.(adm)

Redaksi
266

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer