Gogo-Helo Berpotensi Kehilangan Suara ASN Se Barito Utara

PELITAKALTENG, MUARA TEWEH -Polemik boikot 11 anggota dewan pendukung pasangan H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo (Gogo-Helo) semakin berkepanjangan. Seluruh dinas dan perangkat daerah se Barito Utara ikut mengalami dampak signifikan.

Terkait hal itu, Pemerhati Politik asal Muara Teweh, Tedy Sambas menyampaikan analisanya. Menurutnya, tidak hanya kehilangan simpati dari CPNS, Gogo-Helo berpotensi kehilangan suara dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Saya melihat pasangan ini akan ditinggalkan pendukungnya dari sektor ASN, sebab ASN se Barito Utara merasa dirugikan karena hilangnya anggaran mereka dalam APBD Perubahan," ungkap Tedy Sambas, Jumat (11/10/2024).

Dari penelusuran media ini, hampir seluruh ASN mengeluhkan tidak disahkannya APBD Perubahan 2024. Sejumlah anggaran operasional, pengadaan, kegiatan sampai belanja yang mestinya terakomodir di akhir tahun anggaran, bakal tidak terealisasi.

"Kami bisa memahami keluhan ASN dan PPPK Barito Utara, semoga imbasnya tidak sampai ke anggaran krusial lainnya. Kalaupun ada ini patut disesalkan," tutur Tedy.

Dia pun heran dengan alasan 11 anggota dewan yang tidak hadir enam kali paripurna. Padahal, menurutnya, anggota dewan tersebut dapat mencoret kalau tidak menyetujui anggaran.

Diutarakan Tedy, para anggota dewan pendukung Gogo-Helo mencari pembenaran di ruang gelap untuk menyengsarakan rakyat. Tedy menyatakan, pihaknya tidak perlu mengajari 11 anggota dewan dari Fraksi PKB dan Fraksi Aspirasi Rakyat itu untuk menjalankan fungsinya dengan benar.

"Para anggota dewan ini berupaya membodohi masyarakat, dengan alasan yang jawabannya semua kita tahu," ucapnya.

Tedy menjelaskan, semestinya anggota dewan itu hadir dalam rapat dan paripurna. Kemudian, mereka dapat menggunakan kewenangan untuk tidak menyetujui dan mencoret anggaran yang tidak pro rakyat.

"Masa harus kita yang mengajari 11 anggota dewan ini. Kalau anggota dewan ini mau pembahasan seluruh dinas, tinggal interupsi dan minta pembahasan dalam rapat," tukasnya seraya mengimbau warga cerdas dalam menilai pernyataan 11 anggota dewan tersebut.

Tedy sangat meyayangkan boikot APBD Perubahan oleh anggota dewan pendukung Gogo-Helo. Karena imbasnya untuk seluruh dinas dan ASN se Barito Utara. Termasuk para CPNS yang akan melaksanakan seleksi dalam waktu dekat.(adm)

Redaksi
245

Featured News

Official Support

Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya

08115555555

pelitakalteng@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer