PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Sebanyak 50 siswa SMP Negeri 1 Muara Teweh mengikuti Sosialisasi Metrologi Legal yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Barito Utara di aula sekolah setempat, Kamis (13/8/2026).
Kepala Disdagperin Barito Utara, M Mastur, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program pengawasan dan sosialisasi kemetrologian. Kegiatan diarahkan untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar mengenai metrologi sekaligus membangun budaya kejujuran sejak usia pra remaja.
“Kita berharap melalui sosialisasi kemetrologian pada usia pra remaja ini dapat menanamkan nilai budaya jujur sedini mungkin,” ujar Mastur.
Ia menjelaskan, materi sosialisasi juga mengenalkan berbagai alat ukur yang digunakan dalam kegiatan perdagangan. Pengenalan tersebut penting agar siswa memahami bahwa alat ukur memiliki peran dalam menciptakan transaksi perdagangan yang jujur dan adil.
Mastur berharap pengetahuan yang diperoleh para siswa tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disampaikan kepada lingkungan sekitar.
“Selain menanamkan budaya jujur, kita juga mengenalkan alat-alat ukur yang digunakan dalam perdagangan,” jelasnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi kemetrologian kepada masyarakat sejak usia sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, Disdagperin Barito Utara berupaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya ukuran dan alat ukur dalam aktivitas perdagangan.
Mastur menambahkan, edukasi metrologi sejak usia sekolah merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ukuran, takaran, timbangan dan perlengkapannya dalam kegiatan perdagangan.
Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, mengapresiasi Disdagperin Barito Utara yang telah memilih lingkungan sekolah sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi metrologi legal.
“Dengan adanya kegiatan ini, siswa kami mendapatkan wawasan baru tentang metrologi dan alat-alat ukur yang digunakan dalam perdagangan. Ini juga menjadi pembelajaran karakter bagi siswa untuk memahami pentingnya kejujuran,” kata Maslan.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi mereka untuk memahami pentingnya kejujuran dalam berbagai aktivitas.
Melalui sosialisasi tersebut, Disdagperin Barito Utara berharap generasi muda semakin memahami pentingnya alat ukur sekaligus tumbuh menjadi generasi yang menjunjung tinggi kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer