PELITAKALTENG, MUARA TEWEH – Kejuaraan Tenis Meja se-DAS Barito Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi dan penjaringan atlet potensial di Kabupaten Barito Utara.
Kejuaraan yang dibuka di Lapangan Futsal Kodim 1013 Muara Teweh, Jumat (14/8/2026), tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari persiapan atlet Barito Utara menuju Porprov Kalimantan Tengah pada Oktober 2026.
Ketua KONI Barito Utara melalui Ketua Bidang Organisasi, Karianto Saman, mengatakan pertandingan merupakan kesempatan bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Kepada para atlet, ia berpesan agar memberikan kemampuan terbaik, menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan dan menjaga nama baik daerah masing-masing.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Yang paling penting adalah memberikan kemampuan terbaik, menghormati lawan, menjunjung tinggi aturan pertandingan dan menjaga nama baik daerah masing-masing,” katanya.
Karianto juga berharap kejuaraan se-DAS Barito tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pertandingan semata. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem olahraga yang semakin maju dan berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara dan wilayah DAS Barito.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus PTMSI, sponsor, pelatih, official, atlet serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Utara, Pariadi AR, SKM, melalui Kepala Bidang Olahraga, H. Monte, mengatakan tenis meja merupakan olahraga yang membutuhkan kedisiplinan, fokus, konsentrasi dan mental pantang menyerah.
Menurutnya, event tersebut menjadi momentum penting bagi PTMSI Barito Utara untuk menemukan bibit-bibit unggul yang memiliki potensi berkembang hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami ingin melahirkan atlet berbakat yang nantinya siap mengharumkan nama kabupaten kita di tingkat provinsi (Porprov) bahkan hingga tingkat nasional (PON),” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya mengejar piala dan gelar juara. Sportivitas dan kejujuran, menurutnya, harus menjadi nilai utama dalam setiap pertandingan.
Sementara itu, Ketua PTMSI Barito Utara, Fadli, menyampaikan bahwa kejuaraan tahun ini mendapat antusiasme dari peserta. Untuk kategori pelajar tercatat sebanyak 35 peserta, kategori veteran sebanyak 40 peserta atau 19 pasangan, sedangkan kategori double diikuti 23 pasangan dengan total 46 peserta.
Fadli berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah bagi atlet untuk mengukur kemampuan hasil latihan sekaligus memperkuat pembinaan tenis meja di Barito Utara.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh. Tunjukkan kemampuan terbaik, hormati keputusan wasit dan jaga selalu rasa persaudaraan,” pesannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, sponsor dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Dukungan tersebut dinilai penting bagi keberlanjutan pembinaan dan perkembangan tenis meja di Kabupaten Barito Utara.
Dengan berlangsungnya kejuaraan ini, diharapkan muncul atlet-atlet muda dan potensial yang dapat dipersiapkan untuk memperkuat Barito Utara pada Porprov Kalimantan Tengah sekaligus menjadi cikal bakal atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.(adm)
Copyright © 2020 Pelita Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer